Empat Lawang.SP. Mudahnya anak-anak mengakses permainan yang berbau perjudian di Kabupaten Empat Lawang menjadi perhatian setiap orang tua dan tokoh agama setempat.
Dari pantauan awak media, permainan tersebut sudah menjamur diberbagai tempat di pedesaan khususnya di Kabupaten Empat Lawang.
Parahnya, mesin judi Capit Boneka yang terpasang hampir di setiap warung-warung di desa bahkan ada yang terpasang di depan sekolah.
Kejadian ini tentunya bertolak belakang dengan jargon Kabupaten Empat Lawang yakni Empat Lawang Madani, padahal semasa kepemimpinan H Joncik Muhammad pemerintah Kabupaten Empat Lawang terus berusaha meningkatkan mutu pendidikan keagamaan hal itu dibuktikan selama 4 tahun H joncik Muhammad menjabat sebagai Bupati, belasan pondok pesantren telah didirikan di Kabupaten Empat Lawang.
Salah satu tokoh agama Kabupaten Empat Lawang Suharli sekaligus ketua Muhammadiyah Kabupaten Empat Lawang menganggap apa pun bentuk dan jenis permainan yang ditunjukkan oleh pemilik mesin permainan boneka mengandung unsur judi dan itu diharamkan oleh agama.

Salah satu anak yang mendapat hadiah boneka













